SMAN 2 Sidoarjo Perkuat Komitmen Lingkungan melalui Sosialisasi Persiapan Sekolah Adiwiyata Mandiri 2026

Sidoarjo — SMAN 2 Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui kegiatan Sosialisasi Persiapan Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi seluruh warga sekolah sekaligus menegaskan kesiapan SMAN 2 Sidoarjo untuk naik ke level tertinggi dalam Program Adiwiyata.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi nyata peduli lingkungan yang melibatkan seluruh peserta sosialisasi. Pada pukul 09.00 WIB, peserta yang terdiri dari DLHK Provinsi Jawa Timur, DLHK Kabupaten Sidoarjo, TNI, POLRI, Kader adiwiyata dari siswa beserta Bapak/Ibu guru penggerak adiwiyata membagikan tas ramah lingkungan kepada masyarakat sekitar sekolah sebagai bentuk edukasi pengurangan sampah plastik. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman tanaman jeruk santan dan kelengkeng merah di lingkungan sekolah serta penyebaran bibit ikan lele di kolam sekolah. Aksi ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga wujud nyata penerapan prinsip keberlanjutan.

Setelah kegiatan luar ruang, seluruh peserta memasuki Ruang Pradhita Wiyata untuk mengikuti rangkaian acara inti. Acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, ditayangkan video profil SMAN 2 Sidoarjo sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2024 yang tengah berproses menuju predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2026.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta membawa manfaat jangka panjang. Seluruh peserta juga mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap program Adiwiyata Mandiri.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Sidoarjo, Dr. Hj. Ristiwi Peni, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan momentum penting untuk menyatukan visi dan komitmen seluruh warga sekolah. Ia menegaskan bahwa Adiwiyata Mandiri bukan hanya tentang pencapaian prestasi, melainkan tentang pembentukan karakter peduli lingkungan yang berkelanjutan. “Sekolah harus menjadi pusat pembelajaran sekaligus teladan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” ujarnya.

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi pertama dari narasumber Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Provinsi Jawa Timur yang disampaikan oleh Ibu Regina Haris Cristiva S.Tr. Kes. dan Ibu Tri Asmi Riznawati, S.T. Materi ini membahas kebijakan, indikator, serta strategi penguatan sekolah menuju Adiwiyata Mandiri.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMAN 2 Sidoarjo berharap seluruh warga sekolah semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga lingkungan. Dengan kolaborasi yang solid antara sekolah, peserta didik, dan pemangku kepentingan, SMAN 2 Sidoarjo optimistis mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan serta meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri yang Lestari pada tahun 2026.