SMAN 2 Sidoarjo Tampilkan Inovasi HI-BIO CANTEEN di Festival Inovatif Jatim 2025

Sidoarjo – SMA Negeri 2 Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi ramah lingkungan dengan mengikuti Festival Inovatif Jatim 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Balai Pemuda Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta didik dari berbagai SMA dan mengusung tema “Langkah Inovasi Remaja, Dekarbonisasi Jatim Kita Bisa!”.
Pada ajang tersebut, SMAN 2 Sidoarjo memperkenalkan inovasi bertajuk HI-BIO CANTEEN (Hijau & Inovatif Berbasis Biogas). Inovasi ini lahir dari proses empati peserta didik terhadap permasalahan limbah organik kantin sekolah yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Berangkat dari kepedulian tersebut, tim kemudian mengembangkan inovasi digester biogas sebagai solusi pengolahan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


HI-BIO CANTEEN dirancang dengan memanfaatkan sisa makanan dan limbah organik kantin sebagai bahan baku biogas melalui sistem digester sederhana. Energi yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung aktivitas kantin sekolah, sehingga tercipta ekosistem kantin hijau yang efisien, edukatif, dan berorientasi pada pengurangan emisi karbon. Proses ini mencerminkan perjalanan ide dari empati, rekayasa, hingga menjadi inovasi nyata yang aplikatif di lingkungan sekolah.
Inovasi HI-BIO CANTEEN dikembangkan dan dipresentasikan oleh Tim SMANDA yang terdiri dari:

  1. Rino Bagas Pranowo (X-4)
  2. Arya Zaky Krishna Wijaya (X-4)
  3. Bara Vishar Gustav (X-4)
  4. Bara Vishar Gustav (X-4)
  5. Meisa Eka Salsabila (X-4)
  6. Siti Aisyah Khurairah (X-4)
  7. Muhammad Andhika (X-8)

Melalui partisipasi dalam Festival Inovatif Jatim 2025, SMAN 2 Sidoarjo tidak hanya menampilkan karya inovatif, tetapi juga menegaskan peran peserta didik sebagai agen perubahan yang mampu mengolah kepekaan sosial dan lingkungan menjadi solusi berbasis sains dan teknologi. Kegiatan ini menjadi wujud pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan karakter kreatif, kolaboratif, serta berwawasan keberlanjutan.